Posts

Showing posts from April, 2018

Kado Ujian

Image
Kado Ujian Salah satu tanda kita menguasai satu pelajaran tertentu, adalah lulus saat ujian. Maka ujian adalah bagian yang tidak terpisah dari pelajaran, bila pelajarannya hidup, ujiannya ujian hidup Disitulah ditentukan kita lulus atau tidak, layak mendapatkan gelar atau tidak. Bila kita sudah mempelajari, tapi belum diujikan maka masih dipertanyakan kadar penguasaan materi itu Maka jangan heran, jika kita sedang belajar tentang ikhlas, maka ada hal yang menuntut kita langsung mempraktikkannya, agar kita benar-benar lurus hanya pada Allah Saat kita sedang membahas kajian tentang ukhuwah, biasanya disitu pula Allah berikan pada kita ujiannya, agar langsung bisa dipraktekkan, agar paham sempurna materinya Hari ini apa ujian yang kita dapat dari Allah? Bisa jadi itulah yang kita minta pada Allah. Kita ingin ilmu, Allah uji dengan istiqamah, kita ingin jodoh, Allah uji dengan bersabar Apalagi bila kita ingin surganya Allah, ini ujian tanpa henti. Untuk melihat bahwa apakah...

Perang yang tak akan pernah berahir

Image
Perang Abadi Selama masih ada kehidupan di dunia, maka masih ada seteru antara haq dan bathil, taat dan maksiat, baik dan buruk, partai Allah dan partai syaitan, wahyu dan nafsu Saat manusia mulai merasa hebat, merasa kuat, maka mulailah dia bermaksiat. Sebab dia merasa cukup dengan dirinya, tak perlu lagi tuntunan ilahi Sebaliknya, orang atau kelompok yang bermaksiat, pasti dalam dirinya ada rasa itu, merasa besar hebat dan kuat, Al-Qur'an mengisahkan ini dengan kata takabbur Iblis merasa begitu, merasa kuat dan hebat, besar dan lebih dari manusia, maka dia menolak aturan Allah yang nyata, maka ia maksiat, lalu jatuhlah murka Allah padanya Itu pula yang terjadi pada Namrud, Firaun, kafir Quraisy, dan semua penentang agama Allah, mereka masuk dalam golongan bathil dan buruk tersebab merasa besar Sampai kini pertarungan itu masih berterusan, antara haq dan bathil, antara yang ingin taat pada Allah dengan yang ingin taat pada selain Allah. Pro-wahyu dan pro-nafsu It...

Warna Kehidupan (sebuah Puisi)

Image
Langit hitam tanda sang hujan akan datang. Angin berhembus menusuk tulang. Dipagi hari menjelang siang. Disini pasti ada saja yang ditentang. Semua ingin menang. Sok berteriak lantang. Jalan dipagi hari menuju rumah ilahi. Warna-warni yang telah dikomentari. Bagai indahnya pelangi. Masuk dalam hati nurani. Senja, sebuah kata yang unik nan romantis. Kilauan cahaya yang terpantul dari air membuat haru ingin menangis. Teringat masa lalu yang terasa sangat indah nan eksotis. Berharap dan terus berharap kepada sang Ilahi.

Melangkah

Image
Lelah kadang terasa Menjulur melalui rasa Berusaha Tuk Maju Teguh diatas Batu Awan siang sejuk dipandang Angin Sepoi menghelai tenang Jalan setapak ditrawang Terlihat harapan kan terang Coba, itulah yang ku gapai Kuyakin pasti kan terurai Saat dia ada pada genggaman Saat Zuhud sebenarnya dilakukan Jakarta, 11 April 2018

Masa Depan Yang Sukses

Image
Masa Depan Setelah ku fukir kembali.., ya masa depan bukanlah 10, 20, 30 tahun dan seterusnya. Masa depan adalah dimana kita akan benar-benar berakhir, yang disana hanya ada dua pilihan, SURGA atau NERAKA. Ya itu itulah sebenar-benarnya masa depan. Orang yang cerdas pasti akan menyiapkan dengan sebaik-baiknya. Aherat ya.., akherat adalah masa depan kita. Sangat merugi jika jika di akherat kita miskin karena tidak menyiapkanya ketika kita hidup di dunia. Kita harus cerdas dalam menyiapakan hal ini. Jika kita miskin didunia maka insyallah masih ada teman atau saudara kiat yang merasa kasihan dan bisa memberi kita pertolongan, tapi jika kita miskin di akhrehat maka Sipa yang akan menolong??. tak ada teman atau saudara yang mendampingi kita kecuali amal kebaikan yang pernah kita kerjakan. Ya itulah masa depan kita, masa depan yang kekal tempat kebahagian atau sebaliknya. Ingatlah selalu masa depan kita ini, agar hidup lebih tenang dan terarah, serugi-ruginya orang buka...

CARA MENDAFTAR KAMPUS LIPIA JAKARTA

Image
Sebelum kami jelaskan cara pendaftaran nya, akan kami sampaikan sedikit tentang kampus LIPIA JAKARTA. LIPIA merupakan salah satu perguruan tinggi bertaraf international yang terletak di JL. Buncit Raya No. 54 Ragunan, Jakarta Selatan. Berdiri Pada Tahun 1400H/1980M LIPIA merupakan kependekan dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab. Nama resminya yaitu Jami`atul Imam Muhammad Ibnu Suud Al-Islamiyah. LIPIA merupakan universitas milik kerajaan Arab Saudi. pusatnya di ibu kota Arab Saudi, Riyadh. Adapun Progam/Jurusan yang ada dikampus LIPIA adalah sebagaimana berikut : I'dad Lughowi (Persiapan Bahasa) :  2 tahun ( 4 semester)  Takmily (Pra Universitas) : 1 tahun ( 2 semester)  Diploma : 2 Smester  Syariah (S1) : 4 tahun ( 8 semester )  Ekonomi Islam (S1) : 4 tahun (8 semester)   Lughoh Arobiyyah (s1) : 4 tahun (8 semester) Syarat-syarat Pendaftaran 1.      Ijazah tidak mel...

Ustad Felix : Ruh Aksi Bela Islam

Image
Ruh Aksi Bela Islam Sepuluh tahun yang lalu mungkin tidak ada yang membayangkan, bahwa ghirah ummat akan Islam bakal jadi sekuat ini, sehebat ini, berduyun-duyun mereka datang untuk menyatakan kesetiaannya bagi agama Islam Sekarang ummat Islam Indonesia jelas ruhnya, bangkit kesadarannya, mereka lebih cinta pada agama dan ulama, karenanya mereka ringan membawa badan dan pikiran saat ajaran Islam dinista dan dicitrakan negatif oleh kalangan pandir Tidak hanya itu, ummat perlahan tapi pasti mulai terdidik dan diarahkan perasaannya pada Islam, pada iman dan syariat yang benar, hingga pandai membedakan, mana ulama yang takut pada Allah dan mana yang berkelindan kepentingan Aksi Bela Islam adalah wujud dari ruh ummat saat ini.  Mereka ada ketika keadilan musnah, mereka menemukan bentuknya ketika kebenaran dipermainkan, ketika netralitas penegak hukum dipertanyakan, ketika kedzaliman disepakati yang berkuasa Jadi jangan mengira bahwa Aksi Bela Islam hanya soalan yan...

UMAT ISLAM TIDAK LAGI PEMAAF ?

Image
UMAT ISLAM TIDAK LAGI PEMAAF ? Ust. DR. Urwatul Wusqo.LC,MA ➖➖➖➖➖➖ Sebagian kaum muslimin pada saat ini ada yang bertanya, kenapa umat Islam tidak bersikap pemaaf pada saat sekarang ini sebagaimana dahulunya? Dahulu nabi dihina, dicaci, dilempar dengan batu namun beliau memaafkan orang-orang yang berlaku demikian kepada beliau, namun sekarang kita lihat umat Islam susah memaafkan orang yang salah. Jawaban untuk pertanyaan tersebut: sikap pemaaf memang merupakan akhlaq Rasulullah saw, apapun yang ditujukan kepada beliau dari keburukan orang lain bahkan pelecehan sekalipun, beliau sikapi dengan penuh kemaafan. Diantara kisah luar biasa yang sampai kepada kita dari kemaafan Rasulullah saw adalah kisah dakwah ke Thaif. Rasulullah saw mengatakan kepada Aisyah bahwa apa yang beliau dapati di Thaif merupakan hal yang sangat berat beliau hadapi sebagaimana perang Uhud sampai-sampai malaikat jibril menawarkan agar malaikat gunung menimpakan gunung ke penduduk Thaif akibat pe...

SEBAB-SEBAB LUPA HAFALAN VERSI KITAB TA’LIMUL MUTA’ALLIM

Image
SEBAB-SEBAB LUPA HAFALAN VERSI KITAB TA’LIMUL MUTA’ALLIM 1. Maksiat dan banyak dosa 2. Gelisah dan sedih karena urusan dunia 3. Banyak kesibukan dan pikiran 4. Makan ketumbar basah 5. Makan buah apel masam 6. Melihat orang yang disalib 7. Membaca tulisan di batu kuburan 8. Lewat di antara iringan unta 9. Membuang kutu yang masih hidup ke tanah 10. Dibekam di lekukan pundak K.H. Deden Muhammad Makhyaruddin, M.A. Founder Indonesia Murojaah

Lebih Dari Ilmu

Image
Lebih Dari Ilmu Islam itu bukan hanya sekedar ilmu, tapi lebih dari itu, Islam juga membahas tentang pantas dan tidak pantas. Jadi melebihi hanya baik dan buruk, yakni etis atau tidak Misalnya dalam hal menyampaikan kebenaran, maka Islam mengajarkan kita untuk tidak hanya teguh dengan kebenaran, tapi juga pandai dalam menyampaikannya Ibarat memberikan buah apel pada tetangga, maka tidak etis bila apel itu kita lemparkan ke kacanya, tapi Islam ajarkan untuk pilih yang paling ranum, kupaskan, sajikan padanya Benar belum tentu baik, yang baik belum tentu benar. Kita perlu keduanya dalam dakwah, menyampaikan kebenaran dengan cara yang paling baik, itulah Islam Yang parah, sudah salah lalu kasar, keliru tapi ngotot, tak paham tapi berlagak tahu. Tentu saja ini soalan lain lagi, yang begini jelas sekali tak memahami hakikat Islam Kembali lagi soalan etika, soalan adab. Kita Muslim perlu banyak belajar lagi, padahal ulama-ulama yang kita pelajari dalam sejarah jelas mencontoh...

MULIA DENGAN FITNAH

Image
MULIA DENGAN FITNAH Oleh: Deden Muhammad Makhyaruddin Hati siapa yang tak teriris dengan fitnah. Bahkan tak jarang menghancurkan hidup dan karirnya. Terlebih di tahun politik ini. Tapi, jika sadar bahwa fitnah itu panggilan mesra dari Tuhan agar hati hanya mengarah pada-Nya, maka akan menjadi alasan kemuliaannya. Fitnah, dalam bahasa Indonesia, adalah perkataan bohong atau tanpa berdasarkan kebenaran yang disebarkan dengan maksud menjelekkan orang, seperti menodai nama baik dan merugikan kehormatan. Berasal dari bahasa Arab, fatana (فتن), yang artinya membakar emas untuk menguji kualitas dan keasliannya. Dalam Al-Qur’an, perbuatan syirik, perbuatan zhalim, menolak Al-Quran, pengusiran dan penyiksaan yang menimpa Rasulullah Saw dan para sahabat disebut fitnah (الفتنة) yang berselogan populer lebih kejam dan lebih besar dosanya dari pembunuhan. Hal itu karena semua perlakukan yang tidak manusiawi akan memguji dan membuktikan kualitas iman, kualitas perjuangan, dan kualitas h...

Bahaya Merokok

Image
Banyak orang tahu bahwa rokok mengancam kesehatan namun tidak bisa melepaskan diri dari jeratan rokok. Sudah jelas merokok mengancam kesehatan tapi tetap saja merokok. Padahal rokok telah menyebabkan kematian dalam jumlah besar. 12,7 % kematian di Indonesia terjadi akibat penyakit yang berhubungan dengan rokok. Di dunia terdapat 1 kematian setiap detik. Sebanyak 1.250 batang konsumsi rata-rata per orang setiap tahun. 600 juta batang rokok yang diisap di Indonesia setiap hari. 524 miliar batang proyeksi produksi rokok pada tahun 2020. Naik 48 % dari produksi tahun 2014. (Data Komnas Perlindungan Anak, FKM UI, dan Litbang Kemenkes RI, 2013). Usia tidak menjadi batas pengonsumsi rokok. Tua, muda, remaja, dan anak-anak merokok. laki-laki dan perempuan merokok. Di mana-mana dan kapan saja orang merokok. Rokok telah menjelma sebagai tuhan. Demikian kata Taufik Ismail dalam puisinya ‘tuhan sembilan senti’. Negeri kita ini sungguh nirwana kayangan para bagi dewa-dewa perokok, tapi ...

Ust Felix : Istri Bagi Suaminya

Image
Istri Bagi Suaminya Dia adalah wanita yang aku ambil seketika menggenggam tangan ayahnya, dengan mengucap nama Allah, atas perintah-Nya, untuk senantiasa berada di jalan-Nya Untuk aku bimbing bukan aku marahi, untuk aku didik bukan aku salahkan, untuk membersamaiku bukan hanya untuk melayani. Disampingku bukan di depan atau di belakang Kehormatan diriku kupercayakan kepadanya, sebagaimana aku memuliakan fitrahnya sebagai seorang Muslimah. Maka apatah hanya hartaku dan rumahku, itu baginya Tiap kesalahannya adalah tanggunganku, tiap kebaikannya ada juga pahalaku. Maka bila dia salah, salahkanlah diriku yang belum mampu mendidiknya dengan sepenuhnya Darinya aku memiliki keturunan, dia didik sebagaimana dia mendidik dirinya sendiri bahkan lebih. Darinya aku mengenal pengorbanan dan kepatuhan dalam kesabaran Telinganya punya hak atas kelembutan lisanku. Matanya punya hak atas indahnya perlakuanku. Batinnya punya hak atas ruku dan sujud serta rangkaian doaku Hanya saja, t...

Ketaatan Ketika Usia Muda

Image
Ketaatan Ketika Usia Muda    Para salaf saleh yang berumur panjang dalam keadaan ibadah dan taat kepada Allah, mereka menganjurkan para pemuda untuk memanfaatkan masa muda mereka: "Pergunakanlah masa muda kalian sebelum kalian menjadi seperti kami saat ini."    Maksud mereka di usia yang tua renta nan lemah tidak dapat melakukan banyak amal saleh padahal di usia mereka yang demikian mereka telah mendahului para pemuda dalam berlomba-lomba menuju jalan Allah dan bersungguh-sungguh dalam mentaati-Nya.    Kemudian seorang pemuda akan berpindah dari masa muda ke masa dewasa, di masa inilah usia seseorang akan matang dan telah mencapai kesadaran yang sempurna.    Ibnu Al-Jauzi telah membagi umur menjadi lima bagian: 1) Masa kecil sampai ia      menginjak umur 15      tahun. 2) Masa remaja (umur      15 tahun) sampai ia      menginjak umur 35      tahun. 3)...